Puskesmas Yendidori Siaga Hadapi Dampak Kesehatan Karhutla

BIAK NUMFOR — Puskesmas Yendidori memperkuat kesiapsiagaan dalam mengantisipasi dampak kesehatan akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), khususnya gangguan pernapasan dan ISPA.

Kepala Puskesmas Yendidori, Darmayati, A.Md.Keb., menyampaikan bahwa langkah tersebut dilakukan berdasarkan arahan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor, dengan fokus pada deteksi dini, pelayanan, dan pencegahan.

Puskesmas melakukan pemantauan perkembangan Karhutla, meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus ISPA dan gangguan pernapasan, serta memastikan kesiapan obat-obatan, oksigen, nebulizer dan pelayanan medis.

Masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah saat asap pekat, menggunakan masker, menutup pintu dan jendela ketika asap masuk ke permukiman, serta tidak melakukan pembakaran yang dapat memperluas Karhutla.

Perhatian khusus diberikan kepada anak-anak, orang tua, ibu hamil, dan masyarakat dengan gangguan pernapasan.

Apabila mengalami sesak napas, napas cepat, nyeri dada atau kondisi kesehatan memburuk, masyarakat diminta segera mendapatkan pertolongan di Puskesmas atau menghubungi PSC 119 Dinas Kesehatan Biak Numfor.

Puskesmas Yendidori juga terus memperkuat koordinasi dengan Dinas Kesehatan, kepolisian, pemerintah distrik/kampung, BPBD, kader, serta tokoh masyarakat dan adat untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pertolongan secara cepat dan tepat.

Puskesmas Yendidori: Siaga Melayani, Bersama Mencegah Dampak Karhutla.