Suporter Napi Bongkar Pertanyakan Manajemen PSBS Biak: Pemain Senior Disebut Pergi di Tengah Persoalan Klub

BIAK — Sekretaris Jenderal Suporter Napi Bongkar PSBS Biak, Dirk Putu Hena, menyampaikan sorotan terhadap kondisi manajemen PSBS Biak, khususnya terkait kepergian sejumlah pemain senior dari klub.

Dirk mengatakan, situasi tersebut menjadi perhatian serius bagi suporter karena PSBS Biak dinilai membutuhkan pemain-pemain berpengalaman untuk menghadapi ketatnya kompetisi Liga 2 Pegadaian Championship.

“Sangat miris melihat tim PSBS Biak yang beberapa musim lalu sangat membuat kiblat sepak bola Indonesia Timur mulai naik, namun tiba-tiba harus dihantam badai yang tidak pernah terpikirkan,” ujar Dirk.

Ia mengakui manajemen terlihat telah bekerja keras menjalankan klub. Namun, menurutnya, masih terdapat persoalan yang perlu mendapatkan perhatian dan penyelesaian secara serius.

“Saat ini kita melihat manajemen seolah telah bekerja keras, namun kami melihat ada pembiaran sehingga para pemain senior pergi meninggalkan klub kami,” katanya.

Salah satu persoalan yang disorot Dirk adalah isu mengenai tunggakan gaji pemain selama beberapa bulan. Menurutnya, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian karena dapat berpengaruh terhadap keberlangsungan dan kekuatan skuad PSBS Biak.

“Seandainya saja manajemen serius, pasti para pemain senior tidak akan pergi dari PSBS Biak kalau gaji mereka dibayar dan pasti mereka akan tetap bertahan di PSBS Biak,” tegasnya.

Dirk berharap persoalan internal klub dapat segera diselesaikan secara terbuka dan profesional sehingga PSBS Biak dapat kembali fokus menghadapi kompetisi serta menjaga kepercayaan suporter.

Pernyataan tersebut merupakan sikap Suporter Napi Bongkar PSBS Biak yang disampaikan Dirk Putu Hena sebagai Sekretaris Jenderal.