Pemkab Biak Numfor Dorong Dukungan Kementerian Pariwisata, Biak Disiapkan Menuju Destinasi Prioritas

JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus memperkuat langkah strategis pengembangan sektor pariwisata melalui sinergi dengan Pemerintah Pusat.

Hal tersebut dibahas dalam pertemuan jajaran Pemkab Biak Numfor bersama Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bapak Bayu Aji, dan Asisten Deputi Pemberdayaan Masyarakat Destinasi Pariwisata, Ibu Florida Pardosi, di Jakarta.

Dari Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, pertemuan tersebut diwakili Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Numfor, Turbey Onesimus Dangeubun, S.Pi., M.Si., bersama Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Numfor.

Pertemuan membahas Festival Budaya Biak Melanesia 2026 sekaligus berbagai isu strategis pengembangan pariwisata Biak melalui intervensi dan dukungan Kementerian Pariwisata.

Pembahasan tidak hanya diarahkan pada pelaksanaan event, tetapi juga bagaimana membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sejumlah sektor menjadi perhatian, antara lain tata kelola destinasi, pemberdayaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), penguatan kampung wisata, wisata gastronomi, wisata bahari serta wisata berbasis olahraga.

Potensi budaya, alam, laut dan karakter Melanesia yang dimiliki Biak Numfor menjadi modal penting untuk dikembangkan menjadi produk wisata unggulan yang mampu memperkuat ekonomi masyarakat, UMKM dan ekonomi kreatif daerah.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas upaya mendorong Biak Numfor menjadi salah satu destinasi prioritas, dengan memperkuat koordinasi dan dukungan program Pemerintah Pusat sesuai potensi serta kebutuhan daerah.

Festival Budaya Biak Melanesia 2026 diharapkan menjadi salah satu momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya Biak kepada masyarakat nasional maupun internasional, sekaligus menjadi bagian dari strategi promosi destinasi.

Dengan langkah tersebut, Pemkab Biak Numfor berupaya memastikan pengembangan pariwisata tidak berhenti pada penyelenggaraan kegiatan, tetapi bergerak menuju penguatan destinasi, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kontribusi pariwisata terhadap perekonomian daerah.

SUARA BIAK NUMFOR, “Biak Bergerak, Pariwisata Tumbuh, Masyarakat Sejahtera.”