
BIAK NUMFOR — Rukun Matuari Toratan Kabupaten Biak Numfor memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 dengan penuh sukacita dan kebersamaan. Kegiatan yang mengusung semangat persaudaraan tersebut menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan kekeluargaan warga Kawanua di tanah rantau.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah bersama yang menjadi bagian penting dalam perayaan HUT. Dalam sambutannya, Ketua K3BN, Bapak Johanes Jimmy Maramis, mengajak seluruh warga Kawanua untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan.

Ia menekankan bahwa semangat persatuan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana Firman Tuhan yang disampaikan dalam ibadah. Menurutnya, perbedaan bukan menjadi alasan untuk terpecah, melainkan menjadi kekuatan untuk saling menopang sebagai satu keluarga besar.
Ibadah dipimpin oleh Pdt. Yan Mbaro. Dalam khotbahnya, Pdt. Yan Mbaro menyampaikan pesan tentang pentingnya hidup dalam persatuan sebagaimana menjadi kerinduan Allah bagi umat-Nya.
Dalam pesan khotbah tersebut, disampaikan tiga hal yang dapat menjadi penghambat persatuan, yakni egois, dendam, dan iri hati. Ketiganya perlu dihindari karena dapat merusak hubungan persaudaraan dan menghambat terciptanya kehidupan bersama yang harmonis.
Karena itu, warga Kawanua diajak untuk mengedepankan kasih, saling mengampuni, menghargai satu sama lain, serta membangun kebersamaan tanpa membeda-bedakan.
Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan perayaan HUT ke-33 Rukun Matuari Toratan dalam suasana penuh keakraban. Para peserta mengikuti berbagai games bersama, bernyanyi, serta makan bersama.
Kebersamaan tersebut tidak sekadar menjadi rangkaian acara perayaan, tetapi juga menjadi gambaran nyata semangat persaudaraan warga Kawanua di Kabupaten Biak Numfor.
Dengan mengusung semangat “Esa Lalan Esa Toroan — Satu Jalan Satu Tujuan”, perayaan HUT ke-33 Rukun Matuari Toratan diharapkan semakin memperkokoh persatuan, kekeluargaan, dan solidaritas warga Kawanua untuk terus berkontribusi positif bagi kehidupan masyarakat di Kabupaten Biak Numfor.




