GELADI PARADE MUSIK UKULELE PELAJAR SE-BIAK NUMFOR, SEMARAK PERSIAPAN FESTIVAL BUDAYA BIAK MELANESIA 2026

BIAK, SUARA BIAK NUMFOR – Persiapan pelaksanaan Festival Budaya Biak Melanesia (FBBM) 2026 terus dimatangkan. Salah satunya melalui geladi bersama parade musik ukulele yang melibatkan perwakilan pelajar dari berbagai wilayah di Kabupaten Biak Numfor, termasuk dari Pulau Numfor, pada sore hari ini.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari persiapan penampilan parade musik ukulele yang akan memeriahkan festival. Para pelajar tampak antusias mengikuti latihan bersama, membawa ukulele dan berlatih menyelaraskan irama sebagai bentuk kesiapan untuk tampil dalam salah satu agenda budaya yang melibatkan generasi muda Biak Numfor.

Keterlibatan pelajar dari Biak hingga Pulau Numfor menunjukkan bahwa FBBM bukan sekadar perhelatan seremonial atau panggung pertunjukan budaya. Lebih dari itu, festival ini menjadi ruang bersama untuk memperkuat identitas budaya, menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni lokal, sekaligus membangun rasa persatuan di tengah keberagaman masyarakat Biak Numfor.

Musik ukulele yang telah menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat di Tanah Papua memiliki nilai lebih dari sekadar hiburan. Di tangan generasi muda, musik ini menjadi sarana pewarisan nilai budaya, pengembangan kreativitas, serta pembentukan karakter dan kebersamaan. Melalui parade ini, para pelajar tidak hanya dipersiapkan untuk tampil, tetapi juga diberi ruang untuk menjadi bagian aktif dalam menjaga dan meneruskan kekayaan budaya daerah.

Pelibatan pelajar lintas wilayah juga memperlihatkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menyukseskan FBBM 2026. Festival ini diharapkan mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas, mulai dari penguatan kebanggaan terhadap budaya lokal, peningkatan kreativitas generasi muda, hingga terbukanya peluang ekonomi bagi masyarakat melalui aktivitas seni, pariwisata, dan usaha lokal.

Persiapan melalui geladi bersama ini sekaligus mencerminkan semangat kolaborasi antara penyelenggara, dunia pendidikan, para pendamping, dan masyarakat. Kesuksesan festival tidak hanya ditentukan oleh kemeriahan acara saat dibuka, tetapi juga oleh keterlibatan nyata masyarakat sebagai pelaku utama dalam setiap rangkaian kegiatan.

Dengan semangat kebersamaan yang terus dibangun, Festival Budaya Biak Melanesia 2026 diharapkan menjadi momentum untuk menampilkan kekayaan budaya Biak Numfor kepada masyarakat luas, sekaligus menegaskan bahwa budaya bukan hanya warisan masa lalu, melainkan identitas hidup yang harus terus dijaga, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi mendatang.

FBBM 2026: Merawat Budaya, Merajut Kebersamaan, Menggerakkan Generasi Muda, dan Memperkenalkan Biak Numfor kepada Dunia.